Anak saya sudah disekolahkan di sekolah Islam terpadu. Tapi kok mulutnya kasar?



Anak saya sudah disekolahkan di sekolah Islam terpadu. Tapi kok mulutnya kasar?


Ngaji jalan. Hafalan lancar. Tapi kalau ngomong ke adiknya atau temennya, gampang banget bilang:

"Bego!", "tolol", "idiot", "fvck"


Anak mudah bilang kotor atau kasar, bukan soal sekolahnya.

Tapi soal, siapa yang paling sering dia dengar di rumah, dan lingkungannya.


Gak sedikit orang tua mikir:

"Asal sekolahnya mahal dan Islami, pasti anaknya jadi baik".

Seolah tanggung jawab mendidik sudah selesai.

Dan kita lepas tangan.


Ketika gadget jadi "Madrasah Pertama".

Di sekolah memang diajarkan adab. Tapi yang nempel di anak, justru:

- Apa yang paling sering dia dengar

- Apa yang paling sering dia tonton tanpa kita dampingi


Hari ini, siapa yang paling sering bareng dia?

Seringkali bukan gurunya.

Bukan kita. Tapi gadgetnya.


Apa yang paling sering anak kita dengar dan lihat, itulah yang paling nempel di otaknya.


Di sekolah diajarin adab. Tapi di rumah, dengan bebas dia nonton dan dengar:

- Obrolan toxic di game.

- YouTuber kasar.

- Konten prank gak ada akhlak.


Gadget gak pernah absen. Kita yang sering.

Gadget always on.

Siap hibur, gak pernah ngeluh.

Oang tua: capek, sibuk, stres, sering bilang "nanti, ya".

Pelan-pelan ia menggantikan peran kita sebagai orang tua.


Sekolah bukan tempat penitipan anak.

- Sekolah itu sarana

- Guru itu pendamping

Tapi, pendidik & pembentuk karakter utama anak adalah kita.

orang tuanya.

Rumah jadi pondasi utama.


Tapi sayangnya kita sering hadir secara fisik, tapi gak hadir secara emosional.

Gadget yang akhirnya mengisi kekosongan itu.


Kalau kita terus berharap, akhlak anak dibentuk sekolah,

Jangan heran kalau anak pintar teori, tapi minim empati.

Kaya ilmu, tapi miskin adab.


Ayo Sadar

Kalau mau anak berubah,

Gak cukup ganti sekolah. Gak cukup tambah les.

Yang perlu diubah duluan:

cara kita hadir di rumah.


Kita Tahu Anak Lagi Pegang HP.

Tapi kita nggak tahu apa yang mereka lihat setiap hari.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama